Info Workshop BDYD

Aside

PENJELASAN SINGKAT TENTANG WORKSHOP
1. Terdiri dari 5 workshop, yang terdiri dari :
a. Teater Rakyat “Don’t Be a Fake Plastic Trees Person. Be 100% Original. Uniquely you” 
b. Enterpreneur “Become a Real Christian Enterpreneur in a Short Period and take action Now!”
c. Lingkungan Hidup “Built Our Concern for The Nature,the Better Our Future Will Be”
d. Liturgi “Inkulturasi Budaya muda di Tatar Sunda pada Liturgi Gereja Katolik”
e. Politik “Kaum Muda Bunga Gereja Sebagai Generasi Penerus Pemerhati Politik Menuju Indonesia yan Adil dan Makmur”

2. Nara sumber : Yogi Sopandi, Agus Riyadi, Dra. Jacqueline Marie Tj, M.Si., Romo Oscar Jegaut SS.CC, Arswendo Atmowiloto, Annis Baswedan, Lufi Rachmad, Prapti Wahyunigsih, dll
3. Diadakan pada 29 Juni-2 Juli 2011, di Komplek Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Bandung, Jl. Kebon Jati 209 Bandung
4. Peserta Workshop adalah OMK dengan ketentuan
a. Lingkungan Hidup (15-30 tahun)
b. Liturgi (15-28 tahun)
c. Politik (17-30 tahun)
d. Wirausaha (18-25 tahun)
e. Teater Rakyat (15-28 tahun)
5. Setiap peserta dikenai biaya Rp 100.000 (sudah termasuk akomodasi, transportasi, konsumsi, outdoor activity, sertifikat, dan seminar kit).
6. Setiap paroki mendapat kouta peserta 10 orang (2 orang @ workshop), dan stasi mendapat kouta 5 orang (1 orang @ workshop)
7. Peserta diwajibkan mengisi form pendaftaran yang telah disediakan
8. Dimohon form pendaftaran peserta dikirim secara kolektif oleh sekretariat paroki/sie, kepemudaan/pendamping OMK, disertai surat pengantar/rekomendasi dari pastor paroki, ke
a. bdyd2011@gmail.com dengan subject “Pendaftaran Peserta Workshop Paroki ______”), atau
b. fax ke no 022 (4207231) dengan subject “Pendaftaran Peserta Workshop BDYD 2011Paroki ______”
c. diserahkan langsung ke sekretariat BDYD 2011, Jl. Jawa 6, Bandung
9. Apabila jumlah peminat workshop melebihi kuota, dapat dikoordinasikan terlebih dahulu dengan panitia untuk dibicarakan lebih lanjut
10. Koordinator Pendaftaran Workshop
a. Bobby 0856 2428 4628
b. Edy Suryatno 0859 5980 7597
11. Apabila ada pertanyaan mengenai materi, mekanisme, dan hal lain seputar workshop, dapat menghubungi
a. Ninta Yovita 0815 7312 1518/0819 1000 0125
b. Rio 0821 1638 1348
c. http://www.bdyd.wordpress.com
12. Batas pendaftaran 20 Juni 2011 pukul 18.00

Orang Muda Peduli Budaya ???

Aside

Orang Muda Peduli Budaya ???

 

Teman-teman ada beberapa pengalaman dan kasus:
Masing-masing dari diri kita memiliki potensi dan anugerah nilai hidup yang dianugerahkan Tuhan. Saya kaget ketika evaluasi dan kumpul bersama dengan 2 orang yang dikirim mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Young Leader Session (YLS) dan Young Cristian Student (YCS). Ketika pulang (dan sudah sebulanan setelah pelatihan) mereka memperjuangkan diri seminim mungkin menggunakan plastik (kalau mungkin tidak memakai plastik) dan memilah sampah yang mereka buat. Itu semua karena pengalaman langsung ketika mereka menjadi pemulung di tempat pembuangan sampah akhir di Bandar Gebang. Pengalaman mereka pun mereka wartakan pada teman-temannya dan sadar betul untuk menyelamatkan dunia yang diciptakan Tuhan dengan segala keindahannya ini.

Continue reading

Surat dari Sahabat, Teman , dan Pembimbing Kaum muda

Aside

Teman-teman Muda yang terkasih,

Saya akan membuka surat dengan berbagi refleksi terbuka yang saya buat tgl 3 April.

Refleksi Terbuka

Salam Damai Kristus,
Ketika menulis tulisan ini, saya sedang mengalami rasa syukur meskipun fisik terasa kelelahan. Sabtu kemarin baru saja bersama dengan 80an kaum muda (dari berbagai paroki Keuskupan Bandung) yang bergabung dalam KKMK di Gambung. Sampai larut malam, (jam 2 malam saya sampai rumah) kami mengolah tema berkaitan dengan tema “Memberi dan Memberi, Asyiknya Memberi”. Ada kerinduan kaum muda untuk hadir dan memberi. Pada hari minggu, perjalanan hidup dimulai dengan memberi sakramen pertobatan pada Kaum muda katolik yang sekolah di Sekolah Negeri. Data menunjukkan 200an siswa yang sebagian besar orang muda katolik di daerah bandung selatan (soreang) yang sekolah di negeri. Ada semangat mau memperbaiki hidup, kesadaran akan kesalahan dan harapan membangun hidup yang lebih baik.

Continue reading